II      PEMBAHASAN

Gambar Ilustrasi
Gambar ilustrasi adalah menampilkan informasi dengan ketrampilan gambar tangan dan penuangan daya imajinasi.
Mengenai gambar atau ilustrasi dapat diungkapkan melalui gambar tangan ataupun melalui fotografi atau keduanya. Fungsi utama dari ilustrasi ini adalah untuk informasi visual tentang produk, pendukung teks, tentang penekanan suatu kesan tertentu atau sebagai penangkap mata untuk menarik calon pembeli untuk membaca teks. Berdasarkan kegunaannya, ilustrasi dengan gambar pada kemas dapat ditampilkan berupa barang produknya secara penuh atau gambar detailnya ataupun gambar yang berupa hiasan, atau ornamen yang simbolis saja.
Ilustrasi melalui gambar fotografi sering digunakan untuk meyakinkan kualitas isi barang; karena lebih menampilkan kenyataan benda tersebut. Hal ini terutama sering dipakai pada kemasan barang makanan. Dengan fotografi lebih mampu menggambarkan bahan dasar alami dari isi produk tersebut (sayur segar, buah-buahan, daging, ikan dan lain-lain).
Transformasi Fungsi Gambar dalam Ilustrasi: Dari Dekorasi Visual, Interpretasi Visual, Jurnalis Visual sampai Opini Visual.
Sepenggal Sejarah Ilustrasi Indonesia 1920-1960
Sejarah panjang Ilustrasi tidak bisa dilepaskan dari dunia buku. Pemahaman kita terhadap fungsi Ilustrasi sebagai penjelas, memperindah atau bahkan pemahaman fungsi yang lebih avant garde tidak terpisah dari perkembangan dan pemaknaan ulang media di mana ilustrasi tersebut diaplikasikan. Pergulatan panjang posisi Ilustrator melalui cara ungkap visual maupun pesan tidak lepas dari semangat jamannya.
Di Indonesia karya Ilustrasi dapat kita jejak melalui artifak-artifak visual naratif yang ada. Merunut khasanah visual naratif di Indonesia tidak kalah panjang dengan sejarah visual naratif di belahan dunia lainnya. Catatan-catatan visual di garca-garca goa yang bertebaran dari Leang-leang di Sulawesi sampai goa Pawon di Jawa Barat menjadi penanda bertutur visual era pra sejarah. Gambar-gambar pada lembar-lembar lontar ataupun pada media Wayang Beber menandai era pra modern. Di era kolonialisasi muncul media-media modern seperti majalah atau surat kabar. Melalui media surat kabar ataupun majalah tersebut terjadi transfer ilmu (ilustrasi) baik teknis maupun gagasan dari Ilustrator asing (penjajah) kepada para Ilustrator bumi putra. Walaupun istilah ’Ilustrasi’ bukan dari kamus bahasa kita sendiri, secara subtantif artifak-artifak visual/gambar tersebut memiliki kesamaan secara fungsional, menjelaskan atau menerangkan.
Dari rentang waktu antara th 1920-1960 (di Indonesia) dari artifak yang berhasil dikumpulkan (dalam media massa) akan memberi gambaran dinamika Ilustrator dan karya Ilustrasinya. Pengklasifikasian artifak temuan terdiri dari dua jenis: ilustrasi untuk rubrikasi dan ilustrasi yang menjelaskan cerita atau artikel.
Tujuan ilustrasi adalah untuk menerangkan atau menghiasi suatu cerita, tulisan, puisi, atau informasi tertulis lainnya. Diharapkan dengan bantuan visual, tulisan tersebut lebih mudah dicerna.
1. Fungsi
Fungsi khusus ilustrasi antara lain:
• Memberikan bayangan setiap karakter di dalam cerita
• Memberikan bayangan bentuk alat-alat yang digunakan di dalam tulisan ilmiah
• Memberikan bayangan langkah kerja
• Mengkomunikasikan cerita.
• Menghubungkan tulisan dengan kreativitas dan individualitas manusia.
• Memberikan humor-humor tertentu untuk mengurangi rasa bosan.
Jenis Jenis Seni Rupa Ilustrasi
1. Gambar Ilustrasi Realis atau Naturalis, yaitu gambar ilustrasi yang memiliki bentuk dan warna sama dengan kenyataan yang ada di alam tanpa ada pengurangan atau penambahan.

2. Gambar Ilustrasi Dekoratif, yaitu gambar ilustrasi yang berfungsi menghiasi atau memperindah sesuatu, bentuknya disederhanakan atau dilebih-lebihkan.

3. Gambar Karikatur
Gambar karikatur sama dengan gambar kartun. Bedanya, di samping menampilkan kelucuan, gambar karikatur juga berisi kritikan atau sindiran terhadap kepincangan yang terjadi di masyarakat. Dengan demikian karikatur juga berfungsi sebagai kontrol sosial. Pada umumnya karikatur menggambarkan wajah tokoh atau pemimpin.
4. Gambar Kartun, yaitu gambar yang menampilkan kelucuan atau humor yang bertujuan menghibur. Gambar kartun dianggap berhasil jika dapat membuat orang tertawa atau setidaknya dapat membuat orang tersenyum.

5. Gambar Komik atau Cerita Bergambar, yaitu rangkaian gambar yang saling melengkapi dan mengandung suatu cerita. Dalam penyajiannya komik menceritakan sesuatu melalui gambar. Bahasa atau tulisan hanya sekedar pelengkap.

6. Cover
Cover berarti kulit, terdapat pada sampul buku atau majalah dan lain-lain. Dalam pembuatan cover ilustrator hendaknya memperhatikan isi dan karakter dari. buku atau majalah agar penampilannya lebih menarik. Fungsi dari cover adalah untuk menambah daya tarik sebuah buku atau majalah. Pada dasamya pembuatan sebuah cover sama dengan pembuatan karya seni rupa yang lain yaitu mengutamakan unsur-unsur keindahan (estetika) dan seni (artistik) serta tidak meninggaikan fungsi utamanya sebagai sampul.


7. llustrasi Pada Buku Pelajaran
llustrasi pada buku pelajaran sangat menolong dalam memahami suatu penjelasan. Misalnya
dalam pelajaran biologi, untuk memahami sistem pencemaan akan lebih mudah jika
menggunakan gambar ilustrasi. Dalam pelajaran sejarah untuk menjelaskan bentuk candi
borobudur akan lebih mudah jika mempergunakan gambar atau foto.
Di samping itu ilustrasi dalam bentuk bagan juga banyak digunakan dalam buku pelajaran untuk
menjelaskan suatu proses atau metabolisme kehidupan di alam.

8. Vignette
Vignet (baca = vinyet) sering kita jumpai dalam majalah yang fungsinya adalah untukmenghias dan mengisi ruang yang kosong. Bentuk vignet pada umumnya berupa gambar dekoratif. Vignet dapat juga dikembangkan menjadi bentuk seni dekoratif yang berdiri sendiri sebagai karya seni.
9. Illustrasi Cerpen
Daya tarik sebuah cerpen sangat dipengaruhi oleh ilustrasi yang mengiringinya,' disamping untuk menambah daya tarik ilustrasi juga berfungsi untuk memberi penguatan pada tokoh yang digambarkan dalam naskah cerita. Semakin indah ilustrasi yang ditampilkan, akan membuat orang tambah penasaran untuk membacanya.

10. Ilustrasi Uang Kertas
Bayangkan jika uang kertas yang kita gunakan sebagai alat tukar tidak dilengkapi dengan ilustrasi di dalamnya. Uang kertas yang kita gunakan sehari-hari merupakan hasil kreatifitas yang memerlukan ketelitian yang sangat Einggi. Dengan teknik arsir dan dekorasi yang indah uang didisain menjadi karya seni dua dimensi yang sangat menarik untuk digunakan.

Unsur Unsur Gambar Ilustrasi

1.   Gambar Manusia
Untuk dapat menggambar tokoh manusia yang baik kita perlu mengetahui dan menguasai proporsi dan anatomi tubuh manusia. Proporsi artinya perbandingan bagian per bagian dengan keseluruhan. Sedangkan anatomi adalah kedudukan struktur tulang dan otot yang menentukan besar kecil dan cekung-cembung (menonjol-tidaknya) tubuh manusia sehigga menentukan bentuk keseluruhan tubuh.

  2. Gambar Tokoh Binatang.
Dalam menggambar tokoh binatang juga perlu diperhatikanproporsi dan anatominya. Jenis dan bentuk binatang dapat dikelompokkan menjadi binatang darat, udara, dan air.

  3. Gambar Tumbuhan.
Menggambar tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu secara sederhana dan lengkap. Dalam menggambar secarasederhana, tumbuhan tidak digambarkan secara mendetail, tetapi hanya berupa kesan tumbuhan. Dalam menggambar lengkap, tumbuhan digambarkan dengan mendetail dan cermat bagianny



III. LAMPIRAN FOTO


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9CKkMSLDwpX1XnoSXpvMDGIx7HE_TQ2P_jyLk85_hPluUP0uZR_HR0EqSwHNo9VLvc26QwcSBCeUlEuslKeCWLlUgNMt4t1g4nFTLJgLTis7IM22y3SsK0vb3N9UFX2uPnr8O6Hi5Aplz/s320/cover+novel.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgHc_xu2ZoxMZOCO_EndvXMsw0pOSlyyqRWKnGvy8yihGukVG_nacw-bCkQlezitL7veWJTemPM5Chr7OEp1Trt2vfvb0a_1bbDbHUqyfXKjJqEI2ZlF-UArdfoHyxrD17Y0ReGpn8rBPB/s400/karya+sastra.jpgilustrator cover buku                                      Ilustrasi Karya Sastra








https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhADLuWKhl1Z528qTUQOb4vzWuyh6br5g-5v3VZd1U43hGky0cONXOzERzyZOIY8VNVJXEFi_5B-niWLQm0YgPggxX-JzrlG-CGeQtWSPsSvfeBTLhmm7f7Sei8gNGtw_NDjHqa5ISNF5PL/s320/aquarel.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNOS20bwJnhKQ5sEjEc5xWwFpLuwRlsrw4etJ1QDsUINmmaHYpTcO06CNUyUjTGy8OBgGu-s4j949m3J5A3v-P4QBtvwaGIlP878eMzljm7FzLTyZjp7YFaLbNZY7i6shNimvNyyHU8Xv0/s320/ilustrasi2.jpg          Ilustrasi Pemandangan                                   Ilustrasi gambar Realis               








I.             PENDAHULUAN

Ketika kita membicarakan gambar dalam konteks Ilustrasi berarti memperbincangkan gambar dalam bingkai fungsi. Sisi fungsi sangat melekat dalam kata ‘Ilustrasi’. Hal ini terjadi karena dalam sejarahnya kata “Illustrate” muncul akibat pembagian tugas fungsional antara teks dan gambar. Dari etimologinya Illustrate berasal dari kata ‘Lustrate’ bahasa Latin yang berarti memurnikan atau menerangi. Sedangkan kata ‘Lustrate’ sendiri merupakan turunan kata dari * leuk- (bahasa Indo-Eropa) yang berarti ‘cahaya’ (Grolier Multimedia Encyclopedia 2001). Dalam konteks ini Ilustrasi adalah gambar yang dihadirkan untuk memperjelas sesuatu yang bersifat tekstual.
Ilustrasi adalah anak industrialisasi yang mendambakan spesialisasi dalam mekanisme kerjanya. Pada awal abad pertengahan terjadi pembagian tugas kerja antara seorang ’Scrittori’ dan seorang ’Illustrator’ dalam pembuatan sebuah illuminated manuscript. Posisi seorang Scrittori bertugas untuk menyiapkan dan mendesain huruf atau kaligrafi dari teks sebuah buku atau manuskrip. Sedangkan seorang Ilustrator bertugas untuk memproduksi ornamen dan gambar yang memperjelas isi teks. Pemilahan tersebut mengawali dan mempertegas istilah Ilustrasi menjadi selalu berdimensi fungsi.
Fungsi memperjelas sebuah teks atau bahkan memberi sentuhan dekorasi pada lembar-lembar teks memberi gambaran bahwa saat itu gambar (ilustrasi) adalah subordinan dari teks.
Maka akan saya terangkan dalam pembahasan lanjut makalah ini,untuk memahami unsur apa saja yamg ada dalam  gambar Ilustrasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini