IBNU ISMAIL AL JAZARI


M a k a l a h
Disusun Untuk Memenuhi Tugas
Mata Pelajaran Pendidikan Agam Islam dan Budi Pekerti
Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014


Oleh :
Dewi Maryam
X AK 3





SMK NEGERI 02 PEKALONGAN
TAHUN 2014


I. PENDAHULUAN

Mendengar kata robot maka bayangan kita akan mengarah pada sebuah benda canggih hasil rekayasa teknologi yang dapat melakukan berbagai pekerjaan manusia. Berbagai pekerjaan yang sangat sulit dan berat dapat dilakukan oleh robot tersebut. Mendengar kata robot, bayangan kita juga akan tertuju ke sebuah negara yang bernama Jepang. Jepang dikenal sebagai pelopor robot cerdas sebagaimana yang sering dipamerkan ke publik.
Ketika diberikan pertanyaan kepada Anda, siapa orang pertama yang menemukan dan merekayasa teknologi robot. Tidak semua orang bisa menjawab. Tahukah Anda bahwa robot pertama kali dibuat pada abad ke-13? Jawabanya adalah Ibnu Ismail Al Jazari orang pertama yang berhasil menciptakan robot.
Peradaban Islam di era keemasan telah menguasai teknologi yang sangat tinggi. Pada abad ke-13 M, dunia Islam sudah menggenggam teknologi robot. Insinyur Muslim di zaman kekhalifahan sudah mampu menciptakan robot mirip manusia. Da Vinci baru merancang pembuatan robot pada 1478, itu pun baru berbentuk desain di atas kertas. Sedangkan, insinyur Muslim yang sangat brilian, Al-Jazari, sudah berhasil merancang dan menciptakan aneka bentuk robot pada awal abad ke-13 M.


II. BIOGRAFI DAN KARYA
Ibnu Ismail Al Jazari orang pertama yang berhasil menciptakan robot. Ia lahir di Al Jazira, sebuah wilayah antara Sungai tigris dan Efrat. Ibnu Ismail Al Jazari mempunyai nama lengkap Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Selanjutnya tinggal di Diyar Bakir, Turki, pada abad ke-12. Nama lengkap fenomenalya Al-Shaykh Rais al-Amal Badi al-Zaman Abu al-Izz ibn Ismail ibn al-Razzaz al-Jazari. Sedangkan, titel Badi al-Zaman dan Al-Shaykh yang disandangnya menunjukkan bahwa dia adalah seorang ilmuwan yang unik, tak tertandingi kehebatannya, menguasai ilmu yang tinggi, serta bermartabat.
Peradaban Islam adalah perintis dalam bidang teknologi automata, yakni sebuah mesin yang dapat berjalan sendiri (self operating). Automata sering digunakan untuk menggambarkan sebuah robot atau lebih khusus robot autonomous. Kata Automata berasal dari bahasa Yunani automatos, yakni berlaku atas kehendak sendiri, bergerak sendiri.
Kata itu digunakan untuk menggambarkan mesin-mesin bergerak tak-elektronik, khususnya yang dirancang untuk menyerupai gerakan manusia atau hewan. Mesin robot yang diciptakan Al-Jazari berbentuk sebuah perahu yang terapung di sebuah danau yang ditumpangi empat robot pemain musik.
Robot yang terdiri atas dua penabuh drum, seorang peniup harpa, dan pemain suling logam itu diciptakan untuk menghibur para tamu kerajaan dalam acara jamuan minum. Al-Jazari mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang di kemudian hari dikenal sebagai mesin robot. ”Itu adalah automata pertama yang bisa diprogram,” ungkap Prof Noel Sharkey. Robot penabuh drum yang dirakit Al-Jazari dapat memainkan beragam irama yang berbeda-beda. Robot yang ditemukan Al-Jazari itu juga mengundang kekaguman Charles B Fowler. Menurut dia, temuan insinyur Muslim itu bisa disebut ‘‘robot band”. Sebuah pencapaian penting yang belum pernah ditemukan peradaban lain sebelumnya dan kebudayaan lain di zaman itu.
Secara khusus Mark E Rosheim menyimpulkan, kemajuan yang dicapai dunia Islam di era kejayaan dalam bidang robotika sebagai sebuah penemuan lebih maju dibandingkan zaman Yunani. ”Tak seperti desain Yunani, contoh robot yang diciptakan dunia Islam (Arab) mampu mengundang daya tarik. Tak hanya dalam ilusi dramatis, tetapi mampu menghadirkan lingkungan yang bisa membuat manusia lebih nyaman,” ungkap Rosheim.
Menurut Rosheim, robot ciptaan Al-Jazari itu merupakan salah satu kontribusi peradaban Islam yang sangat penting bagi teknologi. Menurut dia, robot yang diciptakan peradaban Islam di awal abad ke-13 M sudah berbentuk manusia robot dan mampu membantu manusia untuk tujuan praktis. Sayangnya, kata dia,  robot itu tak diciptakan untuk kepentingan industri.
Selain ”robot band”, Al-Jazari juga berhasil menciptakan sebuah robot pramusaji berbentuk manusia yang bertugas untuk menghidangkan air, teh, atau minuman lainnya. Minuman disimpan dalam sebuah tank dengan reservoir (penampung air). Dari penampung itu, air dialirkan ke dalam sebuah ember dan setelah tujuh menit mengalir ke sebuah cangkir. Setelah itu, robot itu mengeluarkan minumannya.
Penemuan penting lainnya di era kejayaan Islam yang tak kalah menarik adalah pencuci tangan otomatis dengan mekanisme pengurasan. Mekanisme yang dikembangkan Al-Jazari itu, kini digunakan dalam sistem kerja toilet modern. Robot pencuci tangan otomatis itu berbentuk seorang wanita yang berdiri dengan sebuah baskom berisi air.
Ketika seorang pengguna menahan tuas, air akan mengering dan robot wanita itu akan kembali mengisi baskom dengan air. Robot lainnya yang dikembangkan Al-Jazari adalah air mancur burung merak. Robot ini berfungsi sebagai pengganti pembantu atau pelayan. Robot ini memudahkan orang saat membersihkan tangan, karena robot burung merak itu akan menawarkan sabut dan handuk secara otomatis.
Robot lainnya yang diciptakan insinyur Muslim adalah burung merak otomatis yang bisa bergerak. Al-Jazari menggerakkan robot burung merak itu dengan tenaga air. Teknologi robot lainnya yang ditemukan Al-Jazari adalah pintu otomatis sebagai bagian dari salah satu jam air yang diciptakannya.
Teknologi automata yang dikembangkan Al-Jazari mencapai 50 jenis dan semuanya ditulis dan digambarkan dalam kitabnya yang sangat legendaris, Al-Jami Bain al-Ilm Wal ‘Aml al-Nafi Fi Sinat ‘at al-Hiyal (The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices). Karyanya ini berisi tentang teori dan praktik mekanik. Dalam kitab itu, Al-Jazari membeberkan secara detail beragam hal terkait mekanika.
Selain itu, Al-Jazari juga menciptakan teknologi automata lainnya yang berfungsi untuk membantu dan memudahkan tugas manusia. Ia antara lain menciptakan peralatan rumah tangga dan musik automata yang digerakkan tenaga air.


III. KESIMPULAN

Kesimpulan :
Ibnu Ismail Al Jazari menciptakan robot manusia (humanoid) yang dapat diprogram. Ibnu Ismail Al Jazari juga mengembangkan prinsip hidrolik guna menggerakkan mesin yang di kemudian hari dikenal dengan mesin robot. Mesin robot yang berhasil diciptakan oleh Ibnu Ismail Al Jazari saat itu adalah berbentuk sebuah perahu terapung di sebuah danau yang berjumlah emapt robot ,keempat robot pemain musik ciptaan Ibnu Ismail Al Jazari pandai menghasilkan suara musik yang indah.Tidak hanya itu Robot Pencuci tangan yang berupa keran dapat bekerja secara otomatis dan bisa mengucurkan air tanpa harus diputar juga di buat oleh Al Jazari. Beliau juga menciptakan Jam Gajah cara kerja jam gajah tersebut menggunakan tenaga air dan berat benda guna menggerakkan secara otomatis sistem mekanis. Pada rentang waktu tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau.
Penutup:
Dengan kita baca biografi dan kitab kitab beliau yang di ciptakan maka bisa Kita lihat Beliau dulu belajar dengan giat untuk mendapatkan semua materi. Beliau tak pernah berputus asa dan selalu ingin tetap berkreasi sehingga mampu menciptakan berbagai Robot denagn berbagai media. Dengan masa dulu yang lebih jauh dengan alat alat yang canggih pun dapat menciptakan,Seharusnya kita lebih bisa melakukan dan menciptakan banyak ilmu atuapun robot.


DAFTAR PUSTAKA
Robot Drum                             Robot Pencuci tangan               Robot Automata
                                                      




Sumber :
http://www.pak-sodikin.com/asal-usul-robot-penemu-robot-pertama/
http://ramadan.detik.com/read/2012/08/03/070044/1982010/630/ibnu-ismail-al-jazari-bapak-modern-engineering?r771108bcj

Komentar

Postingan populer dari blog ini